Rihlah Ke Bukit Moko Bersama Komunitas Barisan Pemuda Ikhlas



Pada tanggal 1 Mei 2018 salah satu komunitas Kepemudaan yang berada dikota Bandung yaitu Barisan Pemuda Ikhlas mengadakan Acara Rihlah (Perjalanan) menuju Hutan Pinus yang berada di Bukit Moko Kota Bandung dengan ketinggian -+ 1500 Mdpl, dengan Tujuan meningkatan solidaritas, mengukuhkan ukhuwah dan membangun rasa peduli dan kebersamaan terhadap sesama, dalam menjalankan segala aktivitas nya.

Untuk tiket masuk dengan tujuan kemping  dibandrol dengan harga Rp. 25.000 dan Parkir Rp.10.000 per motor.

Setelah melakukan Persiapan selama satu hari dan survey tempat pada hari itu juga, Acarapun dimulai dengan pemberangkatan sekitar pukul 20:00 bada isya dengan menggunakan kendaraan sepeda motor, setelah sampai tujuan sekitar pukul 21:00 kamipun mencari tempat yang strategis untuk memasang tenda didalam hutan pinus, Setelah membangun tenda dan membuat api unggun acara dilanjutkan dengan makan malam bersama, dan bercerita perihal kisah hidup masing - masing setiap anggota dimana setiap anggota bisa mengambil hikmah / kebaikan untuk memperbaiki dirinya lalu dilanjut dengan beristirahat ditendanya masing - masing.

Pada Pagi harinya setelah shalat subuh dan sarapan acara pun dilanjut dengan senam dan memainkan permainan yang dilakukan agar mensolidkan team, Setelah Itu acarapun diakhiri dengan penutupan doa sekitar pukul 10:00 siang.

Dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali Allah dan janganlah kamu sekalian berpecah belah, dan ingatlah nikmat Allah atas kamu semua ketika kamu bermusuh-musuhan maka Dia (Allah) menjinakkan antara hati-hati kamu  maka kamu menjadi bersaudara.” (QS. Ali Imran :103).





















Akhir Dari Sebuah Perjalanan



Pada suatu masa yang pasti akan datang suatu saat nanti, kepada setiap manusia yang pernah merasakan hidup,
Pada saat nanti setelah lamanya mencari jati diri dalam kehidupan,
Pada saat nanti setelah sekian lama menemukan jati diri itu dan melebur didalamnya,
Ketika waktu hidup yang dimiliki oleh setiap insan akan terasa habis,
Ketika mengingat segala perjalanan hidup yang pernah kau lalui selama ini,
Ketika kau mengerti bahwa Awal dan akhir dari sebuah perjalanan hidup bukanlah hanya sekedar bermain saja, akan tetapi panjang dari sebuah proses menemukan jati diri hidup yang sebenarnya, Idealisme dan kreativitas.
Sebuah karya besar yang seharusnya kau tulis di buku perjalanan hidupmu.

Buatlah Akhir dari sebuah perjalanan dengan baik tanpa
adanya sebuah penyesalan.

Hey Para Manusia Indonesia Yuk Cobain Kemping Di Rancaupas



Ranca Upas atau Kampung Cai Ranca Upas adalah salah satu bumi perkemahan di BandungJawa BaratIndonesia. Terletak di Jalan Raya Ciwidey Patenggang KM. 11, Alam Endah, Ciwidey Kabupaten Bandung, dengan jarak sekitar 50 km dari pusat Kota Bandung.

Untuk teman teman yang ingin mencoba kemping tapi dengan tema penuh keceriaan tanpa harus mendaki gunung dan berjalan panjang, Ranca Upas adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang menjawab keinginan itu

Berawal dari menyewa peralatan kemping di daerah Jl Gagak di Kota Bandung lalu berangkat sekitar pukul 5 sore berhubung macet dan jaraknya yang lumayan jauh dan membeli segala persiapan yang dibutuhkan, Kami sampai sekitar pukul 22:30 Wib

Untuk Tiket masuk kami bayar sekitar Rp.24.000
Untuk Kayu Bakar sekitar Rp.30.000 sudah disediakan dari pihak ranca upas nya,

Untuk Fasilitas Wc sudah disediakan.











Mesjyid AL-Irsyad Kota Baru Parahyangan


Mesjyid Al Irsyad 28 Desember 2014

Pada kala itu saya dan kawan - kawan bermain ke mesjyid Al-Irsyad yang berada di  Kota Baru Parahyangan Padalarang, Mesjyid ini memiliki aristektur yang unik, karena bangunannya tidak seperti mesjyid pada umumnya, mesjyid ini berbentuk kotak dan memiliki pola lubang yang membentuk kalimat Syahadat. Bagian depan yang menghadap ke arah kiblat dibuat lubang yang besar, pemandangan yang indah bisa kita lihat dari arah sini ditambah hembusan angin juga masuk dari arah sini, selain itu juga ada bola besar berlafadzkan Allah dibagian depan diatas kolam ikan.

Pada saat makmum yang berada di shaf depan dan imam melaksanakan shalat, akan terasa angin yang bersliweran menyentuh tubuh, dimana para makmum dibuat sejuk pada saat menunaikan shalat
didepan tempat Imampun ada kolam ikan yang menghiasi Mesjyid tersebut. Pemandangan dan arsitektur mesjyidnya sangatlah mengagumkan bagian luarnyapun dibuat seperti taman, agar pengunjung dibuat betah dan bisa juga menjadi tempat berbincang yang mengasyikan.

Pembangunan mesjyid ini diarsiteki oleh Pak Ridwan Kamil yang pada saat ini menjabat sebagai Wali Kota Kota Bandung


Mesjyid ini juga mendapatkan penghargaan "The Best 5 World Building Of The Year 2011" dalam kategori Bangunan Religi Dari Archdaily & Green Leadership Award pada tahun 2011.